Contoh Sambutan Perpisahan KKN

Ketika  tengah menjalankan program Kuliah Kerja Nyata, maka biasanya seorang mahasiswa akan menghadapi acara perpisahan yang membuatnya harus mengeluarkan sambutan. Baik itu perpisahan acara yang digelar per proker maupun acara KKN secara keseluruhan. Karena itulah, para mahasiswa terkadang memerlukan adanya referensi contoh sambutan perpisahan yang baik, untuk berbagai macam situasi.

Berdasarkan permasalahan tersebut,  maka secara khusus diberikan beberapa referensi contoh sambutan KKN untuk berbagai situasi. Agar mahasiswa tidak mengalami hambatan saat tiba-tiba ditunjuk untuk mengisi sambutan perpisahan. Oleh sebab itu, dengan sedemikian pentingnya referensi-referensi berikut, maka sebaiknya simaklah dengan seksama!

Struktur Sambutan Perpisahan KKN

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai referensi contoh sambutan KKN, penting kiranya untuk terlebih dahulu memahami struktur umum yang biasanya ada. Pasalnya, mahasiswa yang hendak memberi sambutan harus jeli memperhatikan setiap komponen dalam strukturalnya agar berjalan efektif. Seperti di antaranya beberapa struktur yang lazim ada pada sambutan berikut ini:

  • Salam pembuka yang menyesuaikan dengan kondisi di lapangan;
  • Penyebutan audience penting dimulai dari jabatan tertinggi hingga terendah;
  • Ucapan terimakasih atas hal-hal berkaitan dengan kegiatan KKN;
  • Ulasan singkat tentang kegiatan yang tengah selesai dilakukan; dan
  • Penutup berisi permintaan maaf dan harapan-harapan pasca kegiatan.

Referensi Contoh Sambutan Perpisahan KKN 

Setelah memahami struktur di atas, maka sekarang adalah saatnya membahas berbagai contoh sambutan perpisahan KKN yang baik. Perlu untuk diketahui, contoh ini langsung pada poin inti, yakni struktural ketiga sampai terakhir karena poin satu dan dua bersifat umum, sebagai berikut:

1. Kepada Pemerintah Desa

Sambutan perpisahan kepada pemerintah desa biasanya dilakukan oleh para mahasiswa sebagai pamungkas seluruh acara KKN. Berisi ucapan terimakasih atas izin tinggal, permohonan maaf, dan sebagainya seperti terlihat pada contoh sambutan perpisahan KKN berikut:

“Pertama, saya sebagai perwakilan dari seluruh rekan mahasiswa, mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada segenap pemerintah desa Jarak. Atas segala izin yang telah diberikan kepada kami untuk menempati lokasi KKN, menggunakan fasilitas umum, dan materiil lainnya. Tidak lupa juga kami berterimakasih atas sinergi yang baik selama kegiatan KKN ini berlangsung. 

Sejak awal menyurvei, memilih, dan menjalankan program KKN ini, ada keyakinan akan potensi luar biasa. Terbukti, selama menjalankan program-program seperti pelatihan dan sosialisasi, kami melihat potensi itu semakin nyata. Desa ini memiliki sumber daya alam yang memadai dan masyarakat yang bersinergi untuk membangun desa menjadi lebih baik di hari depan.

Karenanya, kami berharap pasca kegiatan KKN ini, pemerintah dan masyarakat desa Jarak bisa mengembangkan segala potensi yang dimiliki secara bersama-sama. Akhir kata, saya dan rekan-rekan KKN pamit dari desa Bapak/Ibu sekalian. Kami mohon maaf apabila selama berkegiatan di desa ini, ada banyak perkataan dan sikap kami yang kurang berkenan.”

2. Untuk Bapak-Bapak Desa

Berikutnya, ada contoh sambutan perpisahan KKN yang harus diberikan kepada bapak-bapak desa. Biasanya, situasi ini terjadi pasca mahasiswa KKN menyelesaikan program kerja berupa pelatihan semisal pembuatan pupuk, yang melibatkan bapak-bapak desa, seperti contoh berikut:

“Tidak terasa, tahap demi tahap dalam pelatihan membuat pupuk Bokashi ini telah usai dan berlangsung tanpa adanya kendala yang berarti. Kami selaku panitia dari divisi Pengembangan Masyarakat pada program KKN ini menghaturkan ucapan terimakasih tidak ternilai kepada bapak sekalian. Karena telah meluangkan banyak waktu, guna mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan ini.

Desa ini memang memiliki potensi yang besar sebagai penghasil pupuk Bokashi karena didukung sumber daya alam dan manusia berkualitas. Oleh sebab itu, kami menitipkan alat-alat pengolahan kepada bapak sekalian untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Semoga keberadaan alat-alat ini bisa meningkatkan produktivitas dan kualitas dari pupuk Bokashi yang dihasilkan oleh desa ini.

Rasanya, cukup  di sini pelatihan pengolahan Bokashi ini, semoga bisa memberikan manfaat. Kami selaku panitia yang bertugas, memohon maaf  jika selama berlangsungnya kegiatan tadi, ada perkataan maupun sikap kami yang tidak semestinya. Kami undur diri, semoga kelak  pupuk Bokashi yang dihasilkan dari desa ini, bisa terdistribusi hingga ke pelosok negeri.”

3. Anak-Anak Desa

Seringkali, pada saat menjalani KKN mahasiswa juga harus memberi sambutan perpisahan pada anak-anak kecil yang ada di wilayah setempat. Umumnya, pada proker seperti sosialisasi-sosialisasi seni, pendidikan, kesehatan, dan lainnya yang sesuai untuk anak-anak, laiknya contoh di bawah ini:

Sebelum kakak-kakak KKN berpamitan, kakak mau berterimakasih karena adik-adik mau mengikuti kegiatan ini. Ingat selalu, untuk gemar minum susu setiap hari, agar adik-adik sehat dan dapat tumbuh lebih kuat. Seperti yang adik-adik dengar tadi saat kakak-kakak  KKN  memberikan materi dan arahan. Semoga materi tersebut dapat diingat dan selalu dipraktekkan, ya!

Nah, karena sekarang hari sudah siang, acara ini sampai di sini dulu, ya! Lain kali, semoga kakak-kakak KKN bisa memberi materi yang lebih seru lagi. Oh iya, sebelum berpisah kakak minta maaf jika selama materi tadi, ada kesalahan. Setelah ini adik-adik bisa pulang dan tetap hati-hati di jalan. Sayonara semuanya!”

4. Karang Taruna Desa

Pemuda yang tergabung pada karang taruna desa seringkali menjadi objek pelatihan utama kegiatan KKN karena dianggap potensial. Oleh karena itu, pasca memberi pelatihan pada karang taruna, mahasiswa KKN sering harus memberi sambutan layaknya contoh ini:

“Tanpa kita sadari, part demi part dalam pelatihan komputer dasar ini telah selesai kita jalani. Kami selaku perwakilan dari tim program kerja KKN divisi Kepemudaan mengucapkan terimakasih banyak atas kesediaan rekan-rekan dalam mengikuti jalannya pelatihan. Semoga apa yang diberikan oleh pemateri hari ini bisa membantu karang taruna mengembangkan potensi yang dimiliki.

Sebelum kita berpisah dan kembali ke rutinitas masing-masing, kami berpesan kepada rekan-rekan untuk tidak sungkan menghubungi bila mendapat kesulitan. Kontak kami ada di bagian atas lembaran brosur yang telah rekan-rekan dapatkan. Sekian, kami mohon maaf apabila ada banyak kekurangan pada penyelenggaraan pelatihan ini, dan sampai bertemu kembali di kegiatan mendatang!.”

5. Ibu PKK Desa

Tidak bisa dipungkiri, ibu-ibu PKK merupakan salah satu kelompok masyarakat teraktif di desa yang kerap menjadi sasaran pelatihan KKN. Maka dari itu, sebaiknya mahasiswa juga harus menyiapkan sambutan perpisahan pasca pelatihan bersama ibu-ibu PKK seperti contoh berikut:

“Bagaimana, Bu pelatihan hari ini? Ada yang masih belum dipahami? Jika ada, nanti Ibu bisa menghubungi via whatsapp atau datang ke basecamp kami. Tampaknya hari sudah sore, kami paham Ibu-Ibu sudah waktunya menjalani rutinitas harian. Jadi kami mengucapkan banyak terimakasih atas luangan waktunya dalam menghadiri pelatihan pembuatan pernik kerajinan ini.

Tidak lupa pula, kami selaku tim mahasiswi KKN meminta maaf, kiranya dalam acara tadi banyak khilaf yang kurang berkenan di hati. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan membantu Ibu-Ibu untuk memperoleh penghasilan tambahan sendiri. Demikian, setelah ini, kita ikut sesi foto bersama, baru Ibu-Ibu bisa pulang kembali ke rumah masing-masing!.”

Demikianlah tadi beberapa referensi contoh sambutan perpisahan KKN dalam berbagai macam situasi yang dapat dihadirkan pada ulasan ini. Semoga dengannya, dapat memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa yang hendak atau tengah menjalani mata kuliah KKN. Tetap semangat, jaga kesehatan, dan semoga kegiatan KKN berakhir sesuai dengan harapan. Sampai jumpa!.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *