Pengolahan data merupakan salah satu elemen penting dalam suatu penelitian. Tidak terkecuali dalam penelitian tesis. Data yang awalnya hanya berupa sekumpulan fakta bisa berubah menjadi informasi yang sangat berguna jika bisa peneliti olah dengan baik.

Olah data tesis adalah satu langkah yang harus bisa peneliti selesaikan untuk bisa mendapatkan kesimpulan penelitian tesisnya. Kegiatan mengolah data ini memiliki beberapa langkah-langkah yang harus peneliti kerjakan dengan cermat agar bisa mendapatkan hasil penelitian yang maksimal.

Peneliti juga harus memiliki kemampuan untuk menemukan relevansi dan keterpaduan data data yang senada karena proses pengolahan data merupakan proses untuk mendapatkan makna dari suatu fakta.

Langkah-Langkah Olah Data Tesis

Artikel ini akan menguraikan bagaimana langkah-langkah pengolahan data penelitian.

  • Menyusun data

Semua data yang telah peneliti dapatkan harus peneliti kumpulkan. Pada proses ini peneliti akan memilah data-data yang otentik dan berhubungan dengan topik penelitian. Penyusunan data terdiri dari proses editing, classify, dan tabulating.

Editing merupakan proses dimana peneliti akan mendeteksi kemungkinan adanya kesalahan data, data yang tidak konsisten, serta data-data yang tidak tepat untuk kemudian dieliminasi. Kemudian data-data ini harus peneliti klasifikasikan (classify) berdasarkan sifat-sifatnya. Selanjutnya yaitu proses tabulating, yaitu proses dimana peneliti akan menyusun data-data ini ke dalam bentuk tabel.

  • Mengklasifikasi data

Selanjutnya peneliti bisa melakukan klasifikasi kembali. Data-data yang telah peneliti susun harus peneliti klasifikasikan berdasarkan jenis, sifat, atau sumber data sesuai dengan kebutuhan penelitian. Proses klasifikasi akan memudahkan peneliti dalam menguji hipotesis dan mengambil kesimpulan penelitian.

  • Mengolah data

Mengolah data peneliti lakukan untuk menguji hipotesis penelitian yang peneliti rumuskan. Hal yang perlu peneliti perhatikan adalah hipotesis penelitian harus sesuai dengan permasalahan penelitian. Jika penelitian yang sedang peneliti lakukan tidak memiliki hipotesis maka peneliti bisa melakukan olah data tesis berdasarkan rumusan masalah penelitian.

Baca Juga Artikel Tema Kajian Penyusunan Skripsi Tesis Disertasi

Sistematika Penulisan Skripsi Kualitatif yang Harus Diperhatikan

Mengenal Susunan Proposal Penelitian Sebagai Bekal Awal Penulisan Proposal

Ketahui 5 Cara Menjawab Pertanyaan Sidang Skripsi dengan Tepat

Data kualitatif bisa peneliti olah dengan menggunakan teknik statistika non-parametrik atau statistika parametrik. Statistika non-parametrik tidak menguji parameter populasi melainkan menguji distribusi yang menggunakan asumsi bahwa data yang akan peneliti analisis tidak terikat dengan adanya distribusi normal atau tidak harus berdistribusi normal dan data yang banyak digunakan untuk statistika non-parametrik adalah data nominal atau data ordinal

  • Interpretasi data

Setelah peneliti melakukan analisis dengan cermat, peneliti bisa melanjutkan proses pengolahan data  ke tahap interpretasi data. Pada tahap ini peneliti akan mengambil kesimpulan dari seluruh proses penelitian yang telah peneliti lakukan dan memberikan rekomendasi penelitian.

Ketika melakukan interpretasi data, peneliti tidak boleh keluar dari kerangka penelitian. Peneliti juga tidak boleh membuat interpretasi yang berada di laut hasil analisis data. Melakukan olah data tesis memang bukan pekerjaan yang mudah untuk dilakukan oleh semua orang. Selain memahami langkah-langkahnya, peneliti juga harus memiliki kemampuan teknis dalam melakukan pengolahan data.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *