Sistematika Penulisan Disertasi

Dalam suatu karya tulis, biasanya terdapat suatu bab yang bernama sistematika penulisan. Nah apa itu? hal tersebut merupakan suatu bagian yang menjelaskan bagaimana tata urutan yang sistematis pada suatu karya tulis ilmiah, termasuk pada sebuah disertasi. Sistematika penulisan disertasi dibagi ke dalam 3 bagian yaitu, bagian awal, bagian utama, dan bagian akhir.

Bagian Awal

Adapun bagian awal sebuah disertasi terbagi ke dalam beberapa bagian lagi mulai dari sampul sampai bagian daftar lampiran. Pada bagian awal, terdapat sampul, halaman judul, halaman pengesahan, dan halaman pernyataan keaslian disertasi.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan ringkasan dan summary, halaman kata pengantar, serta halaman daftar isi. Bisa pula dilengkapi dengan halaman daftar tabel, gambar, atau lampiran jika ada.

Bagian Utama

Bagian utama suatu disertasi terdiri atas pendahuluan, tinjauan pustaka atau ada yang menyebutnya telaah pustaka, kerangka konsep penelitian, metode penelitian, hingga penutup.

1. Pendahuluan

Bab ini juga terbagi lagi kedalam beberapa bagian, pendahuluan ini juga merupakan bagian pertama dalam suatu naskah disertasi. Isinya adalah tentang bagaimana penggambaran singkat mengenai latar belakang penelitian yang dilakukan dalam disertasi. Penelitian yang dilakukan biasanya berkaitan dengan penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh para peneliti yang sudah lebih dulu ada.

Pendahuluan ini terdiri dari beberapa bagian seperti, perumusan masalah, latar belakang penelitian, tujuan penelitian, hingga manfaat yang diberikan oleh penelitian ini yang diharapkan dapat bermanfaat terhadap pembangunan dan kemajuan bangsa. Biasanya akan disebutkan sasaran spesifik dari penelitian ini.

2. Tinjauan Pustaka

Bab ini disusun melihat kepada perkembangan ilmu dan pengetahuan yang menunjang penelitian yang dilakukan. Tinjauan pustaka juga mencakup semua variabel yang akan diteliti. Tinjauan pustaka dianggap sebagai suatu penyimpulan dari kutipan yang ditulis dan ditujukan untuk menjelaskan perhatian terhadap suatu masalah.

3. Kerangka Konseptual dan Hipotesis

Bab ini menjelaskan mengenai kerangka konseptual dan juga hipotesis. Kerangka konseptual merupakan hasil dari rangkuman teori-teori yang mendasari penelitian untuk menyelesaikan masalah penelitian yang dilengkapi narasi. Sedangkan hipotesis adalah proposisi keilmuan yang didasari oleh kerangka konseptual dengan penalaran deduksi.

4. Metode Penelitian

Metode Penelitian terdiri dari penjelasan pendekatan hingga instrumen yang digunakan dalam penelitian. Pokok bahasan yang terkandung dalam metode penelitian mencakup jenis penelitian, objek penelitian, populasi dan sampel. Sedangkan teknik analisis data berisi langkah dalam melakukan analisis data kualitatif maupun kuantitatif.

5. Analisis Hasil Penelitian dan Pembahasan

Bab ini ditulis bertujuan untuk mengemukakan hasil penelitian yang didapatkan setelah penelitian selesai dilakukan. Dalam bab ini, data yang sudah diolah harus disajikan secara ringkas dan padat. Hasil yang dituliskan berupa hasil observasi dan pengamatan yang sudah diolah secara deskriptif maupun statistik.

6. Kesimpulan dan Saran

Bagian ini harus berisi pernyataan singkat dan tepat mengenai hasil dari pembahasan. Bukan hanya sekedar menulis ulang, melainkan harus mampu menjawab apa saja permasalahan yang telah disusun. Sedangkan pada saran berisi mengenai tindakan yang dapat dilakukan untuk perbaikan dan bisa juga mengenai keterbatasan yang dialami dalam pelaksanaan penelitian.

Bagian Akhir

Terakhir dari sistematika penulisan disertasi yang dinamakan bagian akhir terdiri atas daftar pustaka dan lampiran-lampiran. Daftar pustaka berisi sumber dari beberapa pernyataan yang dikutip dari berbagai sumber, sedangkan lampiran terdiri dari beberapa keterangan yang dapat melengkapi uraian dalam bagian utama disertasi.

Nah itu dia bagian-bagian dalam sistematika penulisan disertasi. Ketiga bagian di atas merupakan elemen penting dalam suatu tubuh disertasi karena sudah ditetapkan dalam pedoman menulis disertasi. Namun, pedoman penulisan disertasi bisa saja berbeda antar lembaga yang dalam hal ini adalah perguruan tinggi. Meskipun berbeda pedoman, namun perbedaan yang ditemukan tidak akan terlalu besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *