Perbedaan Seminar Proposal dan Seminar Hasil

Ada seminar proposal dan ada seminar hasil,  yang sering membuat mahasiswa kalang kabut dengan banyak persiapan. Namun tahukah, sebenarnya apa perbedaan seminar proposal dan seminar hasil ini? Jika belum tahu, tidak perlu risau! Simak saja ulasan di bawah ini dengan seksama, karena semua informasi terkait perbedaan keduanya telah disajikan, sebagai berikut: 

1. Waktu Pelaksanaan 

Pertama, perbedaan seminar proposal dan seminar hasil yang wajib diketahui terletak pada waktu pelaksanaan keduanya. Yakni pada seminar proposal, pelaksanaan kegiatan dilakukan sebelum penelitian benar-benar dilaksanakan oleh mahasiswa di lokasi objek yang disasar. Dapat dikatakan, seminar ini merupakan tahap persiapan sebagai sebuah upaya pematangan konsep yang telah disusun guna kelancaran penelitian. 

Sedangkan, untuk seminar hasil merupakan tahap lanjutan atau seminar kedua pasca seminar proposal diadakan. Yaitu, sepulang mahasiswa terjun langsung ke lapangan dan mendapat temuan-temuan penting yang dicari dalam penelitian. Namun demikian, meski terbilang penting, baik sempro maupun semhas keberadaanya opsional dan bergantung pada kebijakan yang diterapkan oleh masing-masing instansi pendidikan. 

2. Jumlah Bab 

Berikutnya, juga terdapat perbedaan mendasar antara seminar proposal dan seminar hasil dari segi bab yang dipresentasikan. Seminar proposal dalam hal ini memuat konten pembahasan yang lebih sedikit daripada seminar hasil, dengan rincian: 

  • Pada seminar proposal bahasan yang harus disampaikan peneliti meliputi 3 bab awal yang terdiri dari bagian pendahuluan, bab kajian dasar teori, dan metodologi penelitian; sedangkan 
  • Seminar hasil lebih kompleks karena memuat bab di seminar proposal ditambah dengan bab IV hingga V yang berisi  bab data dan analisis data. 

3. Poin yang Dibahas Seminar

Seperti yang disinggung pada poin dua, bahwa bab yang dijadikan materi dua seminar ini berbeda. Maka jelas poin-poin pembahasannya pun memiliki ketidaksamaan yang secara lebih rinci dapat diketahui sebagai berikut: 

  • Saat presentasi seminar proposal mahasiswa dituntut untuk menyampaikan sejumlah poin konseptual seperti latar belakang dan rumusan masalah pada bab pendahuluan, serta dasar teori dan metodologi yang dipakai dalam menjalankan proyek di bab berikutnya; sedang
  • Pada seminar hasil mahasiswa diminta untuk menghadirkan bukti-bukti pelaksanaan kegiatan penelitian berupa data atau fakta yang diperoleh beserta analisis berdasarkan teori yang dipergunakan. 

4. Materi Pengujian oleh Dosen 

Keempat, dari penekanan indikator penilaian dua seminar ini pun berbeda. Tepatnya, pada komponen-komponen yang dijadikan standarisasi yang secara umum meliputi:

  • Kalau seminar proposal, komponen penilaian dosen lebih menekankan pada persiapan mahasiswa dalam melakukan penelitian dari segi bekal teori yang tercermin di kerangka penelitiannya; sedangkan 
  • Waktu seminar hasil, maka menjadi lebih lengkap, tidak hanya kerangka awalnya saja tapi sudah disertai dengan hasil data dan pembahasannya untuk membuktikan sejumlah hipotesis yang telah disusun di awal. 

5. Perbedaan Revisi 

Terakhir, yang sering menjengkelkan bagi mahasiswa adalah terkait sistematika revisi yang diterapkan. Ternyata, kedua seminar ini memiliki mekanisme berbeda apabila ada ketidaksesuaian, yaitu: 

  • Revisi setelah seminar proposal berfokus pada 3 bab yang menjadi bahasannya saja yaitu pendahuluan, kajian teori, dan metodologi penelitian; sedangkan
  • Setelah seminar hasil dilaksanakan, maka ada kemungkinan, mahasiswa diminta revisi tidak hanya pada bab IV dan V saja tapi juga bab seminar proposal I-III bila ditemukan ketidaksesuaian fatal. 

Nah, itulah tadi sejumlah informasi yang dapat dihadirkan tentang perbedaan seminar proposal dan seminar hasil yang harus dipahami. Sekarang, sudah tidak merasa bingung kan jika ditanya perbedaan di antara dua tahapan penting ini? Lain daripada itu, jika masih berada di semester awal, ada baiknya menyiapkan rancangan penelitian dari sekarang, agar bila saatnya tiba, mendapat kelancaran!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *