Tahapan Sidang Skripsi

Demi meraih gelar sarjana, mahasiswa harus melalui sebuah perjalanan skripsi. Perjalanan menyusun skripsi tak bisa dibilang mudah apalagi bagian sidangnya. Mahasiswa harus bekerja keras dan ulet menjalani setiap tahapan sidang skripsi hingga dinyatakan lulus. Berikut adalah beberapa tahap yang harus dilalui oleh mahasiswa agar bisa menjalani sidang skripsi:

1. Menyusun Skripsi

Agar bisa menjalani sidang, jelas sekali bahwa mahasiswa harus menyusun skripsi terlebih dahulu. Proses pengerjaan skripsi inilah yang seringkali menjadi momok bagi mahasiswa. Prosesnya yang panjang dan penuh rintangan selalu dianggap mahasiswa sebagai tantangan besar demi bisa lulus kuliah.

Dalam proses penyusunan skripsi, mahasiswa tak boleh lengah. Sebisa mungkin kerjakan skripsi sesuai timeline waktu yang sudah ditentukan. Kerjakan secepat mungkin dan buat target lolos secepatnya. Semakin aktif berkonsultasi dengan dosen pembimbing maka semakin cepat pula pengerjaan skripsi terselesaikan.

2. Melengkapi Administrasi

Sidang skripsi hanya bisa diikuti oleh mahasiswa yang sudah melengkapi semua syarat administrasi. Untuk urusan yang satu ini langsung tanyakan kepada pihak akademik apa saja syarat yang perlu dikumpulkan. Biasanya ada beberapa dokumen yang harus dikumpulkan termasuk salah satunya adalah proposal dan hasil penelitian.

Selain melengkapi persyaratan dokumen, mahasiswa juga biasanya akan diminta untuk melakukan pembayaran biaya administrasi terlebih dahulu. Pastikan semua kewajiban biaya sudah terbayar lunas. Ini menjadi syarat penting untuk bisa mengajukan pelaksanaan sidang skripsi.

3. Mempersiapkan Sidang

Jika skripsi sudah selesai dan syarat administrasi juga biaya sudah dibayar maka segera persiapkan sidang. Lakukan pengajuan pelaksanaan sidang ke bagian akademik kampus. Konsultasikan juga kepada pembimbing serta dosen penguji waktu yang tepat untuk melakukan sidang skripsi. Pastikan untuk melakukan koordinasi yang baik agar sidang bisa berjalan dengan lancar.

Jika  jadwal sidang sudah didapat, maka tiba waktunya untuk mempersiapkan diri. Siapkan mental dan pastikan untuk belajar agar semakin menguasai hasil penelitian yang telah dilakukan. Tak ada salahnya untuk bertanya dengan senior yang sudah ada pengalaman melalui sidang skripsi.

4. Menjalani Sidang Skripsi

Ini dia tahapan sidang skripsi yang paling mendebarkan. Tiba waktunya jadwal pelaksanaan sidang, maka mahasiswa harus benar-benar sudah siap secara mental dan fisik. Sebelum menghadapi sidang, tenangkan diri dan pikiran terlebih dahulu. Jangan merasa gugup apalagi takut. Sidang skripsi pasti bisa dilalui dengan mudah asalkan tenang dan tetap fokus.

Saat menjalani sidang, mahasiswa akan diberi waktu untuk memaparkan penelitian yang telah dilakukan. Dalam sidang tersebut, mahasiswa juga akan menjawab pertanyaan-pertanyaan dari penguji. Ini dia bagian yang paling menguji mental, yaitu menjawab pertanyaan. Tenang saja, jawab semampunya dan sebisa mungkin yakin dengan jawaban tersebut.

5. Mengerjakan Revisi

Setelah sidang selesai bukan berarti perjalanan ini selesai. Mahasiswa biasanya masih harus mengerjakan revisi. Revisi ini berdasarkan hasil evaluasi dari dosen penguji sidang. Biasanya akan dipaparkan di bagian akhir, poin mana saja yang harus direvisi. Pastikan untuk mengerjakan revisi ini secepat mungkin. Tak perlu mengulur waktu lebih lama, semakin cepat revisi dikerjakan akan semakin baik.

Jika revisi sudah dikerjakan dan disetujui oleh penguji dan pembimbing, maka mahasiswa bisa langsung mengajukan wisuda. Proses pengajuan wisuda juga bisa diurus di bagian akademik. Pastikan untuk memenuhi semua persyaratan agar bisa segera ikut wisuda.

Itulah tadi tahapan sidang skripsi yang sudah pasti harus dilalui oleh mahasiswa. Setiap tahapnya menyenangkan untuk dilalui selama ada motivasi dan kemauan kuat. Jalani saja setiap prosesnya, pasti akan sampai di akhir yang memuaskan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *