Contoh Jenis Penelitian Kualitatif

Menjadi seorang mahasiswa pastinya akan merasakan menghadapi tugas akhir yakni menyelesaikan skripsi. Biasanya mahasiswa yang kurang menyukai hitung menghitung akan lebih memilih jenis penelitian kualitatif. Guna memberikan wawasan bagi mahasiswa terkait contoh jenis penelitian kualitatif, maka simak ulasan berikut:

1. Penelitian Etnografi

Penelitian etnografi menjadi sebuah contoh jenis penelitian kualitatif saat menyelesaikan tugas akhir kuliah. Jenis penelitian ini memang membutuhkan jangka waktu lumayan lama sehingga sang peneliti harus berada di sebuah lingkungan masyarakat tertentu. Tujuan menggunakan jenis penelitian satu ini adalah sebagai upaya mempelajari bahasa dan kebudayaan masyarakat.

Sebagai contoh dalam penelitian ini adalah meneliti sebuah suku yang terletak di sebuah desa terpencil. Bisa jadi di dalam penelitian membahas tentang masuknya agama, budaya dan bahasa pada suku pedalaman tersebut. Hal ini tentu akan membutuhkan waktu yang lama dan perjuangan pola hidupnya juga menyesuaikan masyarakat tersebut.

2. Penelitian Naratif

Penelitian Naratif memang sangat cocok sekali bagi seorang peneliti yang menyukai mendengar sebuah alur cerita. Para peneliti saat menggunakan jenis penelitian ini akan mendengarkan secara detail dari narasumber dan kemudian akan diolah menjadi kata-kata. Hasil data yang dikumpulkan menggunakan penelitian ini adalah dengan percakapan, wawancara dan diskusi.

Beberapa contoh risetnya bisa tentang sejarah berdirinya sebuah kerajaan, candi, atau bahkan bisa sampai ke sejarah ormas di Indonesia. Tentu saja melakukan riset dan mendapatkan data dilapangan dapat berlangsung lama karena membutuhkan narasumber yang terpercaya. Namun hasil dari penelitian ini dapat menghasilkan ilmu pengetahuan bagi masyarakat luas.

3. Penelitian Fenomenologis

Bagi seorang peneliti yang mempunyai semangat dalam menggali sebuah fenomena, kegiatan atau peristiwa, maka penelitian Fenomenologi sangatlah cocok. Pada penelitian ini, para peneliti akan melakukan sebuah riset pada sebuah fenomena yang mempengaruhi masyarakat luas. Tentu saja hasil penelitian akan menghasilkan sebuah fakta berdasarkan narasumber di lapangan.

Beberapa contoh riset dari penggunaan penelitian Fenomenologi ini adalah meneliti tentang dampak pembuangan limbah tambang. Bisa juga berkaitan dengan politik seperti kejadian kecurangan pemilu mulai dari suap dan sebagainya. Tentunya penelitian ini akan membutuhkan waktu lama dan data harus benar-benar valid dari sumber terpercaya.

4. Teori Beralas

Teori beralas ini dapat menjadi sebuah contoh jenis penelitian kualitatif yang dapat dijadikan riset tugas akhir kuliah. Penelitian jenis ini akan menjelaskan sebuah peristiwa yang terjadi dengan berlandaskan pada teori. Menggunakan penelitian jenis ini akan menguji para peneliti karena harus menyamakan landasan teori dengan riset di lapangan.

Penggunaan penelitian teori beralas ini dapat diterapkan ketika melakukan riset tentang PKH atau Program Keluarga Harapan. Pengadaan program PKH semacam ini tentunya dapat dilakukan sebuah analisis menggunakan sebuah teori beralas. Selain itu bisa juga melakukan riset keberhasilan keterlibatan masyarakat dalam menggunakan BPJS berhasil atau tidak dan lain sebagainya.

5. Studi Kasus

Studi kasus memang banyak digunakan seorang peneliti guna dijadikan sebagai landasan dalam riset di lapangan. Penelitian studi kasus ini lebih mengacu pada suatu kejadian yang telah terjadi secara sistematis dalam jangka waktu lama. Dapat diambil contoh penelitian studi kasus seperti bagaimana perkembangan Kampung Inggris di Pare Kediri.

Lebih luas lagi dapat dicontohkan bagaimana tingginya pernikahan usia muda anak milenial di Lampung dan lain sebagainya. Tentu saja hasil riset menggunakan studi kasus ini akan memberikan gambaran kepada masyarakat tentang perkembangan sebuah peristiwa. Dengan begitu literasi masyarakat akan terbuka melalui hasil riset di lapangan melalui  studi kasus.

Demikianlah ulasan tentang contoh jenis penelitian kualitatif yang dapat dijadikan acuan bagi para mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Perlu diingat bahwa jangan sampai malas dalam mengerjakan tugas akhir kuliah karena orang tua berharap anaknya lulus dan menjadi sarjana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *