Program Kerja KKN Bidang Ekonomi

Program kerja yang disusun oleh masing-masing kelompok KKN tentunya harus berdampak positif bagi masyarakat. Misalnya memilih bidang ekonomi sebagai tujuan utama yang harus dikembangkan selama masa KKN berlangsung. Sebelum itu, masing-masing kelompok harus mendiskusikan program kerja KKN bidang ekonomi yang cocok untuk dilaksanakan di daerah yang akan ditempati.

Umumnya masa KKN berlangsung antara 2-3 bulan, selama kurun waktu tersebut program kerja yang telah dirancang harus terlaksana dengan baik. Itulah sebabnya memikirkan rencana program kerja secara rinci akan sangat membantu mengoptimalkan kegiatan. Bila ingin mengembangkan program kerja di bidang ekonomi, 5 contoh program kerja berikut ini patut dipertimbangkan:

1. Sosialisasi Pengenalan Ekonomi Kreatif

Tidak semua orang memiliki pemahaman yang mendalam tentang kegiatan ekonomi kreatif. Ketergantungan pada hasil pertanian yang dikelola secara lokal terkadang membuat masyarakat kurang berinovasi. Padahal dengan perkembangan teknologi dan media sosial saat ini, setiap orang dapat memperoleh penghasilan dengan mengembangkan wirausaha sesuai kemampuan yang dimiliki.

Untuk itulah, mahasiswa dapat membentuk program kerja KKN bidang ekonomi dengan menyelenggarakan sosialisasi. Diharapkan masyarakat dapat memahami cara berwirausaha dengan baik, serta mengelola hasil pertanian dengan kreatif untuk menciptakan peluang kerja baru. Mahasiswa dapat menghadirkan pemateri yang ahli dalam bidang ekonomi sebagai pembicara pada acara sosialisasi.

2. Pelatihan Pembuatan Makanan Sebagai Ide Kewirausahaan

Permasalahan umum yang sering ditemukan di lapangan adalah jumlah angka pengangguran yang banyak. Untuk mengatasi hal tersebut, mahasiswa dapat merancang program kerja KKN bidang ekonomi dengan menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan. Misalnya pelatihan membuat kue, membuat figura dari bahan-bahan daur ulang, mengolah kedelai menjadi susu, dan ide wirausaha lainnya yang menghasilkan.

3. Mengenalkan Wisata Daerah ke Dunia Digital

Setiap daerah tentu memiliki potensi yang dapat diunggulkan, termasuk dalam bidang pariwisata. Meski terkesan ide sederhana, wisata dengan jumlah kunjungan yang banyak tentu akan mempengaruhi perkembangan ekonomi. Agar daerah wisata tetap terjaga dengan baik, kelompok KKN dapat menggerakkan masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Usaha mengenalkan daerah wisata ke dunia digital sangat dibutuhkan di masa sekarang. Sebab, ketika banyak orang mengenal daerah tersebut maka semakin besar kemungkinan datangnya pengunjung dari luar daerah. Masyarakat dapat memanfaatkan momen tersebut dengan menyiapkan souvenir sebagai oleh-oleh. Sehingga secara tidak langsung, kegiatan ini dapat menciptakan peluang kerja yang lebih besar.

4. Memperkuat UMKM di Daerah Setempat

Program kerja yang berguna untuk memperkuat UMKM di desa dapat dilakukan dengan pembuatan pujasera. Selain itu, mahasiswa juga dapat menyelenggarakan bazar tiap akhir pekan yang diikuti oleh masyarakat. Sehingga kegiatan ekonomi terus berkembang dan wirausaha dari masyarakat dapat dikenal oleh khalayak umum.

5. Membentuk Lembaga Ekonomi Masyarakat

Dalam rangka memperkuat kegiatan kewirausahaan di desa, kelompok KKN juga dapat berperan untuk menciptakan lembaga ekonomi. Dapat berupa pembentukan koperasi desa dengan keanggotaan warga desa di daerah tersebut. Koperasi ini nantinya dapat berperan untuk menyimpan dan menyalurkan modal kepada para penggerak UMKM agar kegiatan ekonomi berjalan dengan baik.

Demikianlah 5 contoh program kerja KKN bidang ekonomi yang dapat diterapkan di desa. Tentunya kelompok KKN harus berkoordinasi dengan perangkat desa terlebih dahulu, agar dapat memperoleh arahan selama kegiatan berlangsung. Program kerja berjalan optimal ketika kegiatan yang telah berlangsung tidak hanya berdampak positif di masa sekarang, tetapi dapat bermanfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *