Data merupakan komponen utama dalam suatu penelitian, tidak terkecuali penelitian skripsi. Kualitas data dalam suatu penelitian akan menentukan sebagian besar kualitas dari penelitian itu sendiri. Semakin baik data yang peneliti dapatkan maka semakin baik juga kualitas penelitian yang peneliti hasilkan.

Data dalam skripsi memiliki banyak jenis. Hal ini seringkali menjadi penyebab mahasiswa merasa kesulitan ketika mengerjakan skripsi. Bahkan tidak jarang persoalan data penelitian skripsi ini membuat mahasiswa tidak mampu mengerjakan skripsinya dengan cepat.

Nah, agar bisa mengerjakan skripsi dengan baik dan dalam waktu yang singkat, mahasiswa harus memahami tentang data penelitian dan jenis-jenisnya. Artikel ini akan membahas secara singkat tentang data dan jenis-jenisnya dalam penelitian skripsi.

Apa itu data penelitian skripsi ?

Istilah data biasanya diletakkan berdampingan dengan kata penelitian. Hal ini karena keduanya memiliki kaitan yang cukup erat. Data merupakan bagian yang cukup krusial di dalam suatu penelitian.

Data secara definitif memiliki arti kumpulan fakta dalam bentuk angka, grafik, simbol, tulisan, yang didapatkan melalui proses pengamatan. KBBI mengartikan data penelitian sebagai keterangan atau bahan yang bisa dijadikan sebagai dasar kajian atau analisis data penelitian dan simpulan dalam suatu penelitian.

Sederhananya, data merupakan fakta dari suatu pengamatan. Ilmu statistik mendefinisikan data sebagai fakta-fakta yang akan peneliti gunakan sebagai bahan untuk menarik kesimpulan suatu penelitian. Data penelitian skripsi memiliki beberapa jenis, berikut pembahasannya.

Jenis data penelitian skripsi

Data dalam penelitian skripsi terbagi menjadi beberapa jenis

Berdasarkan sumber data

Berdasarkan sumber atau asalnya, data terbagi menjadi dua jenis yaitu data primer dan data sekunder. Data primer merupakan data utama atau data basis dari suatu penelitian. Data primer peneliti kumpulkan secara langsung dari sumber data melalui proses wawancara, survey, observasi, maupun melalui eksperimen.

Sedangkan data sekunder merupakan data yang peneliti dapatkan melalui perantara atau pihak lain yang telah mengumpulkan data itu sebelumnya. Artinya peneliti tidak mengambil sendiri secara langsung data sekunder. Data sekunder bisa peneliti dapatkan dari jurnal, laman web, laporan, maupun sumber-sumber lain yang relevan.

Baca Juga Materi Penulisan Skripsi Tesis Disertasi

Tahap-tahap dalam Mengerjakan Skripsi yang Wajib Mahasiswa Akhir Ketahui

Pengertian dan Contoh Analisis Data Kuantitatif Dalam Penelitian

Toxic Friendship: Ini Dia Jenis Teman yang Sebaiknya Dihindari Saat Mengerjakan Skripsi

Berdasarkan sifat data

Sebagaimana data berdasarkan sumbernya, data berdasarkan sifatnya juga memiliki dua jenis. Keduanya yaitu data kualitatif dan data kuantitatif.

Data kualitatif merupakan data yang berbentuk narasi atau kata-kata alih-alih dalam bentuk angka. Jenis data yang satu ini bersifat mencirikan sesuatu atau mendekati sesuatu. Data kualitatif bisa peneliti dapatkan melalui proses observasi, wawancara, focus group discussion (FGD), maupun metode-metode lain yang serupa.

Berbeda dengan data kualitatif, data kuantitatif merupakan data yang bersifat numerik atau berbentuk angka. Data jenis ini akan peneliti olah menggunakan metode statistik sebagai alat uji perhitungan. Pengujian ini peneliti lakukan untuk mendapatkan suatu kesimpulan penelitian.

Berdasarkan waktu pengumpulan data

Berdasarkan waktu pengumpulannya, data terbagi menjadi data cross section dan data berkala.

Data cross section merupakan jenis data yang peneliti dapatkan melalui proses pengumpulan data pada waktu-waktu tertentu. Data jenis ini peneliti kumpulkan ketika menemukan suatu momen ideal sehingga untuk dapat mengambil kembali jenis data ini maka peneliti harus menunggu sampai momen pengambilan data itu kembali.

Sedangkan data berkala merupakan data yang peneliti dapatkan melalui suatu pengamatan secara berkala dan terus menerus. Data jenis ini peneliti kumpulkan untuk mengetahui perkembangan suatu objek penelitian. Data dalam penelitian skripsi memiliki beberapa jenis lain. Pengetahuan tentang data dan jenis-jenisnya ini harus mahasiswa kuasai agar bisa mengerjakan skripsinya dengan baik tanpa adanya hambatan pada proses pengambilan maupun pengolahan data

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *