Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan

Sudah menjadi rahasia umum kalau jenis penelitian itu sangat beragam dan dibedakan berdasarkan beberapa hal. Ada jenis penelitian berdasarkan tujuan, berdasarkan pendekatan, dan berdasarkan fungsinya. Namun pada pembahasan kali ini akan lebih difokuskan jenis jenis penelitian berdasarkan tujuannya. Sama seperti jenis lainnya jenis penelitian ini juga memiliki sub-jenis.

1. Penelitian Deskriptif

Tujuannya adalah untuk menjelaskan suatu keadaan ataupun fenomena secara apa adanya. Pada studi ini peneliti tidak melakukan penipuan ataupun manipulasi sama sekali. Selain itu juga tidak memberikan perlakuan-perlakuan tertentu terhadap objek penelitian. Intinya semua kegiatan ataupun peristiwa yang dilakukan di penelitian ini berjalan apa adanya dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penggambaran keadaan secara narasi kualitatif.

2. Penelitian Prediktif

Studi ini dilakukan dengan tujuan untuk meramalkan atau memprediksi dan memperkirakan apa yang akan terjadi nantinya. Dasar untuk penentuannya berdasarkan hasil analisis ataupun keadaan yang ada di saat ini. Dalam melakukannya penelitian ini dilakukan dengan cara yang bersifat saling berkaitan atau korelasional, dan kecenderungan. Selain itu bisa juga dengan menggunakan studi kecenderungan.

3. Eksplanatif

Penelitian ini menjelaskan lebih lanjut terhadap sesuatu yang belum banyak dilakukan penelitian. Jadi penelitian ini memang ditujukan untuk memberikan sebuah penjelasan yang terjadi antara hubungan fenomena dengan variabel. Variabel ini bisa sangat beragam begitu juga dengan fenomenanya. Oleh karena itu metode ini mencari kejelasan diantara kedua hal tersebut.

4. Eksperimen

Suatu metode penelitian yang benar-benar dapat menguji hipotesis mengenai hubungan sebab akibat. Metode ini menurut ahli memiliki pendekatan yang paling sahih dalam memecahkan masalah, baik secara praktis maupun teori. Metode ini memberikan pengaruh perbedaan kondisi atau variabel tersebut yang dapat diukur. Jadi memang tujuan utamanya adalah menguji sebuah hipotesis.

5. Penelitian Ex Post Facto

Dalam bahasa Indonesia penelitian ini berarti setelah kejadian. Peneliti menyelidiki permasalah dengan mempelajari atau melihat dan melakukan tinjauan terhadap variabel. Utamanya variabel terikat dalam penelitian ini harus segera langsung diamati dan persoalan utama juga harus segera dilihat. Kemudian dibuatkan sebuah kesimpulan tentang hubungan antara variabel.

6. Partisipatori

Metode ini bisa dikatakan tidak terlalu sering digunakan karena banyak peneliti yang mengatakan kalau metode ini lebih mengarah kepada suatu hal negatif. Jadi pada praktiknya teknologi ini dilakukan untuk mengetahui sesuatu yang ingin dihindari atau diatasi. Karena itu para ahli menyarankan bahwa lebih berguna menggunakan metode ini untuk mengumpulkan pengetahuan baru dari masalah.

7. Penelitian dan Pengembangan

Dalam bahasa Inggris metode ini dikenal dengan istilah research and development digunakan untuk membuat produk tertentu, atau menguji keefektifan produk tersebut. Jadi nantinya seseorang akan melakukan penelitian yang sifatnya analisis supaya bisa mengetahui apakah produknya efektif atau tidak. Pengembangan dan penelitian ini memiliki sifat yang longitudinal.

8. Action Research

Untuk kegiatan penelitian yang satu ini peneliti tidak hanya melakukan penelitian sampai pada kesimpulan saja. Tapi juga mengamati lebih lanjut sampai ke tahap aksi atau action dari hubungan antara variabel yang dimiliki. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh penemuan yang signifikan sehingga dapat digunakan ketika kebijakan dilaksanakan.

9. Eksploratif

Jenis penelitian berdasarkan tujuan yang terakhir adalah eksploratif yang sifatnya memperdalam pengetahuan untuk mengetahui gejala tertentu. Tujuannya untuk mendapatkan ide-ide baru terkait suatu kondisi. Hal ini dilakukan untuk bisa merumuskan hipotesis. Karena sebelumnya saat ingin membuat hipotesis ini belum ada referensi yang bisa dijadikan landasan.

Itulah tadi beberapa jenis penelitian berdasarkan tujuan yang sangat beragam dan bisa menjadi acuan apabila ingin melakukan sebuah penelitian. Karena itu sesuaikan dengan tujuan apabila ingin melakukan penelitian dengan menggunakan jenis  yang sudah disebutkan di atas.

2 thoughts on “Mengenal 9 Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *