Program Kerja KKN Bidang Ekonomi Syariah

Memasuki tahun akhir perkuliahan, sebagian perguruan tinggi akan mewajibkan mahasiswanya untuk mengikuti program Kuliah Kerja Nyata atau KKN. Sama seperti di jurusan atau fakultas lainnya, program kerja KKN bidang ekonomi syariah juga mengharuskan mahasiswa turun ke lapangan untuk mengabdi kepada masyarakat. Tentunya dengan melaksanakan KKN, mahasiswa diharapkan mampu memberikan solusi nyata atas masalah yang dihadapi oleh masyarakat.

Selain itu dalam KKN ekonomi syariah, masalah yang harus dipecahkan mahasiswa tentunya berkaitan dengan sistem perekonomian berbasis syariah yang sesuai dengan ketentuan hukum islam. Ada banyak contoh program kerja KKN bidang ekonomi syariah yang menarik dan diminati banyak mahasiswa, antara lain yaitu:

1. Literasi Ekonomi Syariah

Sistem ekonomi syariah memang sudah cukup banyak diterapkan mengingat saat ini mulai bermunculannya bank berbasis syariah. Namun, nyatanya masih banyak masyarakat yang belum memahami apa itu ekonomi syariah dan perbedaannya dengan sistem menabung di bank pada umumnya. Oleh karena itu, dalam program KKN ini masyarakat harus hadir secara langsung di lingkungan masyarakat untuk menjelaskannya.

Mahasiswa bisa mengedukasi bagaimana dasar hukum ekonomi syariah dan bagaimana pengelolaan uang dalam ekonomi syariah. Adapun, masyarakat yang ditargetkan dalam literasi ekonomi syariah ini adalah umat beragama islam. Lokasi KKN yang dipilih sebaiknya merupakan lingkungan dengan mayoritas umat muslim atau lingkungan yang sikap toleransinya cukup tinggi.

2. Pengembangan Ekonomi Syariah di Desa

Pengembangan ekonomi syariah adalah tahap lanjutan dari program literasi. Artinya, masyarakat yang ditargetkan dalam program ini yaitu masyarakat yang sudah mengenal apa itu ekonomi syariah tetapi belum memiliki minat untuk mengembangkannya atau tidak mengetahui bagaimana caranya untuk bergabung. Maka, peran mahasiswa dalam hal ini adalah mempersuasi atau mengajak masyarakat beragama islam beralih ke ekonomi syariah.

Program pengembangan ekonomi syariah dengan literasi sekilas memang mirip, tetapi sebenarnya tidak sama karena keduanya memiliki tujuan berbeda. Meskipun keduanya dapat dilakukan dengan cara sosialisasi, tetapi program literasi lebih fokus untuk mengedukasi dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ekonomi syariah.

Sementara itu, program pengembangan ekonomi syariah mengharapkan action yang berarti membuat masyarakat bersedia menabung atau melakukan kegiatan ekonomi berbasis syariah.

3. Mendirikan Koperasi Syariah di Desa

Bagi sebagian masyarakat, berhubungan dengan Bank cukup merepotkan. Apalagi dalam hal pinjam meminjam uang karena ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Nah, dalam hal ini mahasiswa ekonomi syariah harus peka melihat sekelompok masyarakat yang tidak ingin berurusan dengan Bank tetapi memerlukan pinjaman uang.

Jadi dengan begitu, mahasiswa bisa membangun koperasi dengan sistem ekonomi syariah yang bermanfaat bagi masyarakat.

4. Pengelolaan Zakat dan Infaq

Supaya bisa ikut mengelola zakat dan infaq di lingkungan masyarakat, mahasiswa tentunya harus terlibat dalam kegiatan di Pemerintah Desa maupun Kelurahan. Sebab, dengan cara seperti inilah mahasiswa bisa ikut merumuskan bagaimana sistem pengelolaan zakat dan infaq yang akan diberikan ke masyarakat.

Jika sistem pengelolaan berjalan tidak sesuai dengan sistem ekonomi syariah, mahasiswa perlu menyampaikan saran dan menjelaskan kepada Pemerintah Desa atau Kelurahan bagaimana seharusnya zakat dan infaq dikelola. 

5. Pendampingan UMKM Terdampak Pandemi

Bentuk pendampingan yang dapat dilakukan mahasiswa yaitu, membantu memulihkan usaha UMKM hingga mengadakan pelatihan supaya para pelaku UMKM dapat bertahan dan tetap berkembang meskipun dalam kondisi pandemi.

Namun, sebaiknya mahasiswa menargetkan pelaku usaha yang bisnisnya berkaitan dengan keagamaan islam seperti layanan umroh, penjual perlengkapan sholat, atau pelaku usaha muslim. Tentunya dengan begitu, mahasiswa bisa memberikan pelatihan bagaimana cara berusaha yang sesuai dengan ketentuan syariah.

Itulah 5 program kerja KKN bidang ekonomi syariah yang menarik dan tentunya akan menambah pengalaman mahasiswa. KKN memang menjadi momen paling ditunggu-tunggu karena mahasiswa dapat memberikan solusi nyata atas masalah yang dihadapi masyarakat. Maka, persiapkan diri dan cari referensi sebanyak mungkin terkait program KKN yang akan dilaksanakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.