Beasiswa Short Course

Melanjutkan pendidikan ke luar negeri sepertinya menjadi impian banyak pelajar. Mengikuti beasiswa short course dapat menjadi cara untuk berkuliah di universitas terbaik di dunia tanpa biaya. Program ini biasanya diselenggarakan pada musim panas atau pertengahan tahun. Peserta bisa merasakan pengalaman belajar dan tinggal di luar negeri.

Program short course ini memungkinkan peserta untuk memilih berbagai jurusan atau mata kuliah yang diinginkan. Penyelenggara umumnya akan menyediakan dan memfasilitasi kebutuhan, akomodasi bahkan uang saku selama masa studi. Durasi studi yang relatif singkat membuat short course banyak dipilih sebagai alternatif kuliah selama 4 tahun. Tertarik untuk mendaftar? Berikut ini pembahasan lengkapnya yang wajib disimak.

Mengenal Beasiswa Short Course

Short course adalah program kuliah yang berdurasi cukup singkat biasanya sekitar 1 minggu sampai 2 tahun di luar negeri. Program ini diselenggarakan oleh banyak universitas yang memang menyediakan kelas short course di musim panas maupun winter. Pengalaman tersebut bisa didapatkan dengan mendaftar beasiswa untuk meringankan biaya.

Melalui beasiswa short course ini calon mahasiswa berkesempatan merasakan pengalaman hidup di luar negeri seperti di Jerman, Jepang, Belanda, Korea Selatan dan lainnya. Program tersebut dapat dijadikan alternatif untuk melanjutkan pendidikan dengan jangka waktu kurang dari 4 tahun. Jurusan yang tersedia juga sangat beragam dan bisa disesuaikan dengan minat.

Rekomendasi Beasiswa Short Course ke Luar Negeri

Ada banyak sekali program short course yang diselenggarakan oleh pemerintah dari berbagai negara setiap tahunnya. Peserta bisa memilih jurusan yang diinginkan di universitas terbaik di dunia. Inilah sejumlah rekomendasi beasiswa yang bisa dicoba, antara lain:

1. DAAD

Dinas Pertukaran Akademisi Jerman (DAAD) merupakan institusi yang didirikan pada tahun 1925. Institusi ini menyelenggarakan beasiswa studi singkat di universitas terbaik di Jerman secara gratis. Program ini diadakan setiap tahunnya selama musim panas dengan masa studi sekitar 1 bulan atau 30 hari.

Peserta bebas memilih program studi dan jurusan sesuai keinginan. Pihak DAAD juga akan membantu memberikan fasilitas dan kebutuhan selama masa studi di Jerman. Namun, biaya akomodasi tiket pesawat dari Indonesia-Jerman dan sebaliknya tidak ditanggung oleh beasiswa.

2. StuNed

StuNed adalah beasiswa yang diselenggarakan sebagai hasil kerja sama bilateral Indonesia dan Belanda. Program ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa di Indonesia untuk belajar di Belanda selama kurang lebih satu tahun. Lulusan dari short course tersebut umumnya berpeluang untuk bekerja di kedua negara tersebut.

Beasiswa ini dikenal memiliki persyaratan tertentu seperti lulus D4 atau S1, nilai IELTS 5.5 dan TOEFL IBT minimal 68. Selain itu, peserta harus mempunyai pengalaman kerja minimal selama 2 tahun. Peserta juga harus mendapatkan izin dari atasan untuk mendaftar ke StuNed.

3. Global Korea Scholarship

Program beasiswa ini diadakan oleh pemerintah Korea Selatan untuk mengajak mahasiswa belajar di negara tersebut. Global Korea Scholarship (GKS) ini diberikan kepada mahasiswa aktif minimal semester 2 untuk mengikuti short course berdurasi 4 hingga 10 bulan. Program ini akan dibiayai secara penuh dan mendapatkan uang saku.

4. SSEAYP

South East Asia and Japanese Youth Program (SSEAYP) ini diberikan kepada kalangan umum dengan batasan usia 20 sampai 30 tahun. Program ini berdurasi kurang lebih selama 2 bulan dengan seleksi yang diadakan di kapal pesiar, Nippon Maru. Selain melakukan Onboard Activities, peserta akan mengunjungi negara ASEAN dan Jepang.

Demikian informasi mengenai beasiswa short course dan rekomendasinya yang perlu diketahui. Siapa saja dapat mendaftar beasiswa tersebut asalkan telah memenuhi persyaratan yang diberikan oleh penyelenggara. Pada umumnya program tersebut bersifat fully funded, pastikan untuk memilih bidang studi atau mata kuliah yang tepat sesuai minat dan bakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.