Tes Potensi Akademik Masuk Kuliah

Selain jalur SNMPTN, pelajar dapat mendaftar kuliah dengan cara mengikuti seleksi SBMPTN maupun ujian mandiri. Salah satu materi yang diujikan yaitu tes potensi akademik masuk kuliah yang akan menentukan diterima atau tidaknya seorang pelajar. Agar dapat mengikuti seleksi TPA dan memperoleh nilai maksimal, berikut ini 6 tips yang dapat diterapkan:

1. Rajin Membaca Guna Menambah Kosakata

Pada pelaksanaan tes potensi akademik masuk kuliah, pelajar akan dihadapkan pada soal-soal bersifat verbal. Ini berkaitan dengan banyak sedikitnya kosakata bahasa Indonesia yang dikuasai oleh seorang pelajar. Pertanyaan yang muncul umumnya berupa padanan kata, sinonim, dan antonim dari kosakata yang terbilang cukup sulit untuk dipahami.

Adapun tips untuk mengatasinya dapat dilakukan dengan rajin membaca kosakata baru. Bukan hanya sekedar mengetahui saja, tetapi akan lebih baik bila pelajar juga memahami makna dari kosakata tersebut. Sehingga semakin banyak kosakata yang dipahami, maka akan semakin berpeluang besar untuk dapat mengerjakan tes verbal dengan nilai maksimal.

2. Melatih Hitungan Cepat

TPA juga berisi tentang soal-soal yang berkaitan dengan angka dan seringkali justru ditakuti bagi sebagian pelajar. Umumnya, hitungan yang diberikan bukanlah angka yang bernilai besar sehingga pelajar tidak akan membutuhkan alat bantu hitung. Meski demikian, latihan hitungan cepat juga perlu ditingkatkan agar proses menghitung tidak banyak memakan waktu.

3. Mencari Referensi soal TPA Tahun Lalu

Pelajar dapat bertanya kepada kakak tingkat yang pernah mengikuti seleksi TPA serupa. Ada kemungkinan beberapa soal memiliki tipe yang sama dan dapat dipelajari dengan mudah. Sehingga pelajar dapat memperkirakan soal yang akan dihadapi. Selain itu, cobalah mencari beberapa buku berisi soal TPA tahun lalu dan pembahasannya.

Mempelajari latihan soal akan lebih efektif dibandingkan dengan membaca teori saja. Terlebih saat ini begitu mudah mencari referensi untuk pembahasan soal pada TPA. Baik itu melalui browsing atau pun mencari video yang diunggah ke Youtube. Tentunya dengan belajar soal-soal tahun lalu, pelajar dapat menganalisis pertanyaan yang sering muncul pada tes potensi akademik.

4. Mengerjakan Soal Termudah

Umumnya terdapat peraturan khusus mengenai perolehan nilai yang akan diterima ketika menjawab soal. Pelajar perlu membaca aturan tersebut sebelum mulai mengerjakan soal. Ada beberapa tes yang seringkali menerapkan pengurangan poin bila terjadi kesalahan ketika menjawab. Sehingga semakin banyak soal yang terjawab salah, maka nilai yang diperoleh semakin sedikit.

Menyikapi hal tersebut, sebaiknya pelajar mengutamakan untuk mengerjakan soal-soal termudah lebih dulu. Agar dapat menyelesaikan seluruh soal yang diajukan tanpa tertinggal satu pun. Bila tersisa beberapa menit sebelum tes berakhir, lakukan pengecekan ulang guna menghindari terjadinya kesalahan.

5. Rutin Mengikuti Simulasi Ujian

Saat ini berbagai simulasi mengerjakan soal TPA dapat diikuti dengan mudah hanya dengan memanfaatkan gadget. Sehingga selain memperoleh referensi dari buku, pelajar juga dapat menginstal aplikasi simulasi TPA. Cara belajar seperti ini akan lebih praktis dan fleksibel, sebab dapat dilakukan dimana pun selama pelajar membawa smartphone.

6. Beristirahat yang Cukup Menjelang Pelaksanaan Tes

Belajar dan berlatih secara rutin memang sangat diperlukan sebagai bentuk persiapan sebelum mengikuti tes. Akan tetapi, sebisa mungkin pelajar juga perlu mengatur waktu istirahat yang cukup. Hal ini bertujuan agar menghindari kondisi stres yang berlebih, mengingat proses mengerjakan soal TPA perlu dilakukan dengan berkonsentrasi.

Pencapaian terbaik yang dapat diraih pelajar pada tahapan ini yaitu diterima pada kampus sesuai pilihan pertama. Untuk itu, persiapan mengikuti tes potensi akademik masuk kuliah harus dilakukan secara maksimal dengan menerapkan beberapa tips di atas. Hal terpenting, pelajar juga patut menjaga kesehatan hingga menjelang waktu seleksi yang telah ditentukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.