Pertanyaan Wawancara Kepala Desa KKN

KKN umumnya dilaksanakan oleh mahasiswa tingkat akhir selama kurun waktu 2-3 bulan di daerah setingkat desa. Sebelum merancang program kerja, diperlukan wawancara dengan kepala desa untuk memperoleh informasi rinci terkait sistem penyelenggaraan pemerintahan. Ada baiknya bila mahasiswa menyiapkan daftar Pertanyaan wawancara Kepala Desa KKN guna memperoleh sejumlah informasi yang diharapkan.

Dana desa dapat diangkat menjadi salah satu topik wawancara yang menarik. Secara garis besar, dana yang bersumber dari anggaran APBN ini selalu meningkat jumlahnya setiap tahun. Bila kelompok KKN berminat menggali informasi mengenai dana desa, berikut 6 contoh pertanyaan wawancara yang dapat ajukan kepada kepala desa:

1. Bagaimana Sistem Penyelenggaraan Pemerintah Desa?

Sebelum mengulas lebih dalam mengenai dana desa, ada baiknya kelompok KKN menanyakan mengenai sistem penyelenggaraan pemerintah di tingkat desa. Topik ini dapat menjadi awal pembuka sebelum memasuki pertanyaan wawancara kepala desa KKN tentang dana desa. Sebab, sistem penyelenggaraan pemerintah juga akan sangat berpengaruh bagi implementasi dana desa.

Tentunya dalam hal ini, kelompok KKN dapat menanyakan mengenai landasan dalam penyelenggaraan pemerintahan di desa tersebut. Selain itu, mahasiswa juga dapat menanyakan visi dan misi yang berlaku. Hal yang terpenting adalah dapat mengetahui bagaimana upaya pemerintah agar visi dan misi yang telah ditetapkan tercapai.

2. Apa Prioritas dalam Pelaksanaan Pembangunan Menggunakan Dana Desa?

Sesuai dengan namanya, dana desa tentu tidak dapat digunakan seenaknya. Sebab ada prioritas yang harus dicapai ketika menggunakan dana bersumber dari anggaran APBN ini. Bila tahun-tahun sebelumnya dana desa diprioritaskan untuk membangun infrastruktur, maka tahun ini pasti ada sedikit perbedaan. Sehingga penting bila poin ini menjadi salah satu pertanyaan wawancara kepala desa KKN.

Memasuki era new normal, salah satu hal yang harus diperbaiki adalah pemulihan pertumbuhan ekonomi. Sehingga memungkinkan bila dana desa yang diperoleh dimanfaatkan untuk mengembangkan badan usaha milik desa. Selain itu, teknologi informasi dan komunikasi juga dapat dikembangkan dengan pemanfaatan dana desa guna meningkatkan kesejahteraan rakyat.

3. Bagaimana Pelaksanaan Program Dana Desa?

Setelah mengetahui apa yang menjadi prioritas dalam penggunaan dana desa, kelompok KKN dapat menanyakan bagaimana pelaksanaan program dana desa. Tujuannya untuk mengetahui apakah realisasi dana desa telah sesuai dengan apa yang direncanakan. Atau perlu perencanaan lain agar penyelenggaraan dana desa menjadi lebih optimal.

4. Bagaimana Peran Pemerintah Desa dalam Memberikan Sosialisasi Tentang Dana Desa ke Masyarakat?

Dana desa secara resmi mulai diberlakukan tahun 2015, meski demikian tidak semua warga memahami hal tersebut. Sehingga perlu adanya sosialisasi dalam memberikan pengertian kepada warga desa mengenai adanya program ini. Kelompok KKN dapat menanyakan peran pemerintah desa mengenai sosialisasi tersebut untuk mengetahui sejauh mana pembinaan masyarakat yang telah diselenggarakan.

5. Apakah Masyarakat Berpartisipasi dalam Mengawasi Penggunaan Dana Desa?

Anggaran dana desa pada dasarnya harus diselenggarakan secara transparan. Artinya masyarakat juga harus paham untuk apa sajakah penggunaan dana desa tersebut. Sehingga penting untuk menanyakan bagaimana keikutsertaan masyarakat dalam mengawasi dana desa. Guna menghindari adanya penyelewengan anggaran dana, maupun penggunaan dana desa yang dianggap tidak perlu.

6. Bagaimana Respon Warga Mengenai Pemberdayaan Melalui Program Dana Desa?

Pertanyaan ini dapat diajukan untuk mengetahui tanggapan warga desa mengenai pemberdayaan yang dilakukan menggunakan dana desa. Keberhasilan adanya program dana desa diperoleh bila respon warga positif dan aktif berperan serta. Sehingga dapat disimpulkan bila terselenggaranya dana desa ini semakin membuat kegiatan masyarakat berjalan efektif.

Demikianlah 6 contoh pertanyaan wawancara kepala desa KKN seputar dana desa dan penggunaannya. Selain pertanyaan di atas, mahasiswa dapat mengembangkan pertanyaan sesuai kondisi yang terjadi di lapangan. Untuk memahami garis besar informasi yang ingin diperoleh dari wawancara, sebaiknya kelompok KKN menyusun daftar pertanyaan secara rapi dan berurutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *